Bayar Tiket Kapal Penyebrangan Bisa Gunakan Uang Elektronik

0
97
views

Jakarta, CNN Indonesia — PT ASDP Indonesia menggandeng Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) guna melayani pembayaran nontunai menggunakan uang elektronik pada pembayaran tiket kapal penyebrangan.

Kerja sama ini diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understandings/MoU) antara ASDP Indonesia dengan empat bank Himbara, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, hingga PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN.

Dengan MoU tersebut, pembayaran dengan uang elektronik ini nantinya dapat dilakukan untuk penyebrangan di Pelabuhan Merak, Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Ketapang, dan Pelabuhan Gilimanuk.


Direktur Komersil ASDP Indonesia Ferry M. Yusuf Hadi mengatakan kerja sama pembayaran tiket dengan uang elektronik ini dilakukan untuk meminimalisasi penggunaan uang tunai di lingkungan pelabuhan.

Saat ini, penggunaan uang tunai di pelabuhan masih sangat besar, yakni mencapai sekitar Rp7 triliun per tahun. Hal ini memicu terjadinya pungutan liar (pungli) di kawasan pelabuhan.

“Di beberapa tempat di pelabuhan, masih ada OTT (Operasi Tangkap Tangan) karena adanya uang tunai. Banyak yang mau masuk untuk merebutkan uang tunai itu,” ucap Ferry saat penandatangan kerja sama ASDP Indonesia dengan Himbara di Jakarta Pusat, Senin (13/8).

LEAVE A REPLY